Don't Miss

Forex VS Jenis Usaha Konvensional

Kita berada di zaman dengan persaingan yang ketat. Ada banyak sekali pilihan bidang usaha dan investasi yang layak Anda coba. Trading Forex merupakan salah satunya.

Kenapa Harus Memilih Trading Forex?

Pada sesi ini kita akan mempelajari keunggulan trading forex dibandingkan dengan jenis usaha konvensional atau riil secara umum. Perbandingan disini tidak dibuat untuk mendiskreditkan jenis usaha lainnya, namun hanya sebagai bahan pertimbangan semata.

Pertimbangan Modal

  • Forex. Tidak butuh modal besar untuk bertransaksi di forex. Modal bisa disesuaikan. Di Indonesia, Anda bisa membuka akun di broker resmi hanya dengan modal minimal $500, atau 5 juta Rupiah.
  • Konvensional. Modal awal relatif besar. Untuk membuka toko kelontong saja, Anda membutuhkan modal kurang lebih 10 juta Rupiah.

Pertimbangan Perizinan dan Pajak

  • Forex. Syarat pembukaan akun mudah, cukup mengupload scan KTP dan dokumen pendukung opsional seperti Kartu Keluarga, NPWP dan buku tabungan. Waktu pembukaan akun relatif singkat, dalam sehari saja akun Anda siap pakai. Untuk pajak, ada beberapa broker di Indonesia yang membayarkan untuk Anda.
  • Konvensional. Perizinan memerlukan birokrasi panjang dan memakan waktu lama. Ditambah lagi dengan kewajibam membayar pajak.

Pertimbangan Biaya Bangunan

  • Forex. Tidak ada biaya sewa ataupun beli bangunan.
  • Konvensional. Modal awal langsung terpakai untuk sewa/beli bangunan. Bayangkan jika Anda berada di kota besar seperti Jakarta dan Bali dengan biaya sewa bangunan yang super mahal.

Pertimbangan Stok Barang dan Inventaris

  • Forex. Tidak ada.
  • Konvensional. Modal awal langsung terpakai untuk pengadaan stok barang dan inventaris.

Pertimbangan Gaji Karyawan

  • Forex. Tidak ada.
  • Konvensional. Pengeluaran untuk gaji karyawan tiap bulan. Bayangkan jika Anda memiliki lebih dari 10 karyawan. Anda wajib membayar upah karyawan di bulan pertama.

Pertimbangan Waktu Operasional

  • Forex. Anda bebas menentukan waktu untuk bertransaksi di forex.
  • Konvensional. Minimal jam kerja adalah 8 jam. Bayangkan jika Anda seorang pengusaha atau karyawan dengan beberapa bisnis sampingan. Waktu tentu menjadi masalah serius.

Pertimbangan Pangsa Pasar dan Pesaing

  • Forex. Merupakan bisnis tingkat dengan fluktuatif terbesar di dunia. Anda tidak perlu mencari penjual maupun pembeli. Dan tentu saja tidak ada pesaing.
  • Konvensional. Untuk menjual produk maupun jasa Anda akan mengeluarkan biaya tambahan untuk promosi. Selain itu, akan ada persaingan ketat dengan perusahaan pesaing.

Pertimbangan Jangka Waktu Balik Modal

– Forex. Kemungkinan balik modal umumnya lebih cepat jika disesuaikan dengan tingkat resiko yang diambil.

– Konvensional. Rata-rata perhitungan jangka waktu BEP wajar adalah 5 – 10 tahun untuk bisnis skala besar. Skala menengah 3 – 5 tahun. Skali kecil, 1 – 3 tahun.

Pertimbangan Resiko

  • Forex. Resiko tiap transaksi bisa dibatasi sesuai dengan manajemen resiko masing-masing trader, dengan menggunakan Stop Loss. Jika mengalami kerugian secara berulang, Anda bebas menarik sisa modal Anda.
  • Konvensional. Modal awal sudah terpakai sejak awal (sewa bangunan, gaji, inventaris, dll). Jika suatu saat bangkrut, nilai dari modal aset yang Anda gunakan akan akan mengalami penyusutan, dan butuh waktu relatif lama untuk di-uangkan. Sekian perbandingan Forex dengan jenis usaha konvensional.